Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa
Keywords:
Kinerja, Guru, Prestasi, Belajar, SiswaAbstract
Guru berkualitas berdedikasi merupakan aset penting dalam meningkatkan SDM sebab siapa saja bisa terampil mengajar, tetapi hanya kinerja yang berbekal pendidikan professional keguruan yang bisa menegaskan dirinya memiliki pemahaman teoritik dan praktik bidang kependidikan. Karenanya hakikat kinerja guru adalah perilaku yang dihasilkan dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar ketika di kelas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja guru yang terhadap prestasi belajar siswa. Dari berbagai literatur sebelumnya menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara kinerja guru dengan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu variabel individu yang terdiri dari kemampuan dan keterampilan (pemahaman kurikulum), latar belakang (keluarga, tingkat sosial, pengalaman), dan demografis (umur, etnis, jenis kelamin). Selanjutnya variabel organisasi meliputi sumber daya, kepemimpinan (layanan supervisi), imbalan, struktur, desain pekerjaan. Berikutnya variabel psikologis meliputi persepsi, sikap, kepribadian, belajar, motivasi, kepuasan dan iklim kerja sangat berkaitan dengan tingkat prestasi belajar siswa
References
Adeyemi. (2011). Principals' Leadership Styles and Teachers' Job Performance in Senior Secondary Schools in Ondo State, Nigeria. Journal of Economic The Departement of Educational Foundations and Management, University of Ado-Ekiti, III(3), 84-92.
Arifin, Zainal. (2009). Evaluasi Pembelajaran Prinsip Teknik Prosedur. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Astuty, E. (2015). Implementation Analysis of Lecturer's Pedagogical Competence on Student's Academic Achievement. Journal of Management Research, 7 (2), 7.
Barnawi & Mohammad Arifin. (2014). Kinerja Guru Profesional, Jogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Borenstein, M. et al. (2009). Introduction to Meta-Analysis. United Kingdom: John Wiley & Sons, Ltd.
Dalyono. (1997). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Dislen, G. (2013). The Reasons of Lack of Motivation from the Students and Teachers Voices. The Journal of Academic Social Science, 1(1), 35-45.
Glass, G.V, McGaw, B., & M.L. Smith (1981). Meta-Analysis In Social Research. Beverly Hills, CA: Sage.
Heck, R. H. (2009). Teacher Effectiveness and Student Achievement Investigating a Multilevel Cross-Classified Model. Journal of Educational Administrasi, II(47), 227-249.
Kuzmanovic, M., Savic, G., Gausavace, B. A., Nikolic, D. M., & Panic, B. (2012). A Conjoint-Based Approach to Student Evaluations of Teaching Performance. Expert System With Applications, IV (10), 83-89
Merriyana, Rosa. 2006. Meta Analisis Penelitian Alternatif bagi Guru. Jurnal Pendidikan PENABUR edisi No. 06/Th V/Juni, 2006. (Online).
Mulyasa, E. (2005). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Rosda: Bandung.
Mustiani, Ciskha Dewi. (2011). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sanggau. Pontianak. Skripsi. FKIP UNTAN.
Momon Sudarman. (2013) Profesi Guru, Di Puji, Di Kritisi, dan Di Caci, Jakarta: PT Raja Grafindo.
Mohammad Muchlis Solichin. (2013). Memotret Guru Ideal-Profesional, Surabaya: Pena Salsabila.
Moh. Uzer Usman. (2013) Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Novauli, F. (2015). Kompetensi Guru dalam Peningkatan Prestasi Belajar pada SMP Negeri Dalam Kota Banda Aceh. Jurnal Administrasi Pendidikan, III (1), 45-67.
Payaman J. Simanjuntak. (2005). Manajemen Pengawas Pendidikan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.
Ramadhan, R. P., & Winata, H. (2016). Prokrastinasi Akademik Menurunkan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, I (1), 163-169.
Suryabrata, S. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: CV Rajawali.
Rohmah, K. K., & Marimin. (2015). Pengaruh Persepsi Siswa Mengenai Keterampilan Mengajar, Kompetensi Kepribadian, dan Kompetensi Sosial Guru terhadap Prestasi Siswa Program Studi Administrasi Perkantoran di SMK 1 Purwodadi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dinamika Pendidikan, X(1), 28-41.
Rusman. (2010). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan rofesionalisme Guru.Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Shahril, M. I., Salimin, N., & Elumalai, G. (2015). The Validity and Reliability of ISO Test Towards The Performance Assessment of Future Physical Education Teachers in Teaching and Learning Process. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 814-820.
Slameto. (1995). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Soetjipto, H. P. (1995). Aplikasi meta-analisis dalam pengujian validitas aitem. Buletin Psikologi. No. 2 Desember 1995. Yogyakarta.
Sugiyanto. (2004). Handout Meta-Analisis. Tidak diterbitkan. Yogyakarta.
Supardi. (2013). Kinerja Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Tohirin. (2005). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta. PT. Grafindo Persada
Tu’u, Tulus. (2004). Peran Disiplin pada Prilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Grasindo
Wahyudi, I. (2012). Mengejar Profesionalisme Guru. Jakarta: Prestasi Pustakan Publiser.
Wibowo. (2012). Manajemen Kinerja. Rajagrafindo Persada. Jakarta.
Yamin, Martinis dan Maisah. (2010). Standarisasi Kinerja Guru. Jakarta: Persada Press.






