Konsep Penciptaan Alam Semesta (Makhluk) Dalam Al-Qur’an
Keywords:
Konsep, penciptaan, makhlukAbstract
Konsep Penciptaan Alam Semesta (Makhluk) yaitu agar makhluk bertaffakur (memikirkan) dan bertadabbur (merenungkan) karena Allah Swt menciptakan alam semesta dengan tujuan yang pasti. Dengan memikirkan dan memahami segala nilai yang terdapat di balik ciptaan alam semesta inilah manusia mampu menggapai keimanan (al-iman).Alam semesta yang meliputi manusia, tumbuhan, bebatuan, air, gunung, dan lain sebagainya merupakan makhluk Allah Swt. Semua itu diciptakan agar manusia mempelajari hakekat atau hikmah dari proses penciptaan tersebut. Proses penciptaan alam semesta selanjutnya, yaitu Allah melengkapinya dengan menciptakan hukum-hukum tertentu, yang disebut dengan sunatullah. Hal ini dipahami percakapan simbolis antara Allah Swt di satu pihak dan ruang alam (alsama’) dan materi (al-ardh) di pihak lain. Hukum hukum alam telah ditetapkan Allah Swt tersebut tidak akan pernah berubah dan menyimpang. Alam semesta tunduk kepada hukum-hukum rancangan Allah Swt tersebut. Dengan istilah lain, gerakan dan edaran ruang alam (al-sama’) dan materi (al-ardh) serasi dan sejalan, tidak saling bertentangan
References
A Dorling Kindersley Book, Ensiklopedia Sains dan Teknologi, Jakarta: PT Lentera Abadi,
Ahmad Khalid Alam, dkk. Al-Qur’an dalam Keseimbangan Alam dan Kehidupan, Jakarta:
GEMA INSANI, 2005.
Abu Yahya Marwan Bin Musa, Tafsir Hidayatulah Insan Jilid 2, 2011, hal 458-
www.tafsir.web.id
Anna Martina, Aku Makin Tahu tentang Bumi Dan Iklimnya, Jakarta: Bina Sumber Daya
MIPA, 2010
Departemen Agama RI, Al Qur'anul Kariim dan terjemahnya. Jakarta: Al-Huda, 2002
_________, Al-Qur’an dan Tafsir Jilid X., Jakarta; Widya Cahaya, 2011
DR. ‘Abdullah bin Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Ishaq Alu Syaikh, Tafsir Ibnu
Katsir Jilid 9, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2005
Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Tafsir Jilid VI., Jakarta; Widya Cahaya, 2011
_________, Al-Qur’an dan Tafsir Jilid VIII., Jakarta; Widya Cahaya, 2011
_________, Al-Qur’an dan Tafsir Jilid X., Jakarta; Widya Cahaya, 2011
DR. Maurice Bucaille, La Bible Le Coran Et La Science Bibel, Qur’an, Sains Modern, Jakarta:
Bulan Bintang, 2001
Endang Jayadi, Hubungan Hadis Penciptaan Manusia dan Taqdir, Jakarta: Jurnal UIN Syarif
Hidayatullah, 2018
Ibrahim, Haji Lalu. Keajaiban Sains Islam, 2010. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.
_________, Al-Qur’an dan Tafsirnya jilid VIII, 2010. Jakarta : Lentera Abadi.
_________, Al-Qur’an dan Tafsirnya jilid VIII, Jakarta: Lentera Abadi, 2010.
_________, Penciptaan Jagat Raya Dalam Perspektif Al-Qur’an & Sains, Jakarta: Lajna
Petashihan Mushaf Al-Qur’an, 2010
Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaluddin As-Suyuti, Terjemahan Tafsir Jalalain
Berikut Asbabun Nuzul Jilid 2, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2008
Mohammad Hatta, Berkenalan Dengan Filsafat Yunani, Jakarta: Gramedia.1980
M. Quiaish Shihab, Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta:
Lentera Hati, 2002
Nata, Abuddin. Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan, 2009. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Omar Mohd. Al-Thoumiy al-saibani, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan
Bintang, 1979
Nasruddin Baidan, Metode Penafsiran Al-Quran, Yogyakarta: Pustaka pelajar, 2002
Rosman Yunus, dkk. Teori Darwin dalam Pandangan Sains dan Islam, Jakarta: GEMA
INSANI, 2006.
Sani, Ridwan Abdullah, Sains Berbasis Al-Qur’an, 2014. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Yunus, Rosman dkk. Teori Darwin dalam Pandangan Sains dan Islam, 2006. Jakarta: GEMA
INSAN






