Konsep Nilai/Norma Halal, Haram, Haq, Bathil, Khair, Syarr, Hasanah, Saiyyiah, Shalih, Dan Fasid
Keywords:
halal, haram, haq, bathilAbstract
Konsep atau nilai-nilai halal, haram, haq, bathil khair, syar, hasanah Saiyyiah, shalih dan fasid merupan pasangan pendidikan yang bertentangan yang wajib dikenal kan disunia pendidikan karena ini menjadi penting dan focus pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan literature rivew dari beberapa sumber baik pendapat para mufassirin maupun pendapat para ahli yang bias dipertanggung jawabkan. Menjadi sebuah hasil tulisan yang dapat disimpulkan bahwa dari 10 therm tersebut maka penulis mengimbau kepada yang lima dan melarang kepada yang lima menghimbau kepada: Halal, Haq, Khair, Hasanah, Sdan Sholih serta melarang kepada yang lia pula : Haram, Bathil, Syarr, Saiyyiah, dan Fasid.
References
Abdul Aziz dahlan, Ensiklopedi Hukum Islam, (Jakarta; PT. Ichtiar Baru Van Hoeve,t.thn),
Abdul Rahman Ghazali, Fiqh Muamala
Ahmad Wardi Muslich, Fiqih Muamalat
Ahmat Ainul Chadliq (mahasiswa IPMAFA), Materi kuliah yang disampaikan KH. AhmadYasir di
Auditorium IPMAFA.
Al-Mawsu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuweitiyyah. .6150-6157
Alquran, 21: 105
Hamka, Tafsir al-Azhar, (Jakarta: PT. Pustaka Panjimas) Juz 5,
Harun Nasution, Teologi Islam, aliran-aliran sejarah analisa perbandingan (Jakarta: Universitas
Indonesia, 1986),
Henry Guntur Tarigan, Pengantar Semantik (Bandung: Angkasa Bandung,1993), hlm.7.
Ibnu Katsir, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Penerjemah Syihabuddin, (Jakarta: GemaInsani,
. Cet 1
M. Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian al Quran, (Ciputat:Penerbit
Lentera Hati, 2000),
M. Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian al Quran, (Ciputat: Penerbit
Lentera Hati, 2012), Volume 9,
Muhammad al-Ra?zi Fakhru al-Din allamah Diyau al-Din, Tafsi?r al-Fakhri al-Ra?zi al-Musytahar bi
al-Tafsi?r al-Kabi?r wa Mafatih al-Ghai?b (beirut: dar al-fikr, tt) h. 19-195.
Muhammad Fuad Abdul Baqi, Al-Mu’jam al-Mufahros li Alfadzi al-Qur’anul Karim, (Beirut: Dar
al-Ma’rifah, 2002),
Muhammad Fuad Abdul Baqi, al-Mu’jam al-Mufharras li Alfaz al-Quran al-Karim, Beirut, Dar Fikr
,
Qurais Syihab, “Iman dan Amal Saleh”, (Amanah, no 87, November 1988),
Wahbah al-Zuhaili, al-Tafsi?r al-Munir fi al-Aqidati wa al-Syariati wa al-Minh?aj,
(Beirut: dar al-Fikr al-Maasir, 1991),
Ahmad Ibnu Faris bin Zakariyya, mu’jam maqayis al-lugah, 1392 H – 1972 H, 145. Lihat juga dalam
tafsir Tabari (Maktabah Syamilah no 1428). Pengertian dasar ini disebabkan oleh karena
dalam beberapa ayat yang bercerita tentang amal saleh (yang bergandengan dengan kata
iman) selalu bergandengan dengan ayat yang menjelaskan tentang aktifitas kafir (yang
merusak).
M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Kesan, Pesan Dan Keserasian Al-Quran (Jakarta: Lentera
Hati, 2001).Vol. 1, p. 456






