Konsep Tafsir Tarbawi Tentang Belajar: Al Ta'allum

Authors

  • Rusydan UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

tarbawi, belajar, konsep

Abstract

Al Ta'allum  artinya (pembelajaran), Al Ra'yi  artinya (keyakinan), Al Nazhr artinya (melihat), Al Sam'a artinya (mendengar), Al Bashr  artinya (melihat), Al 'Aqlu  artinya (akal), Al Tafakkur  artinya (memikirkan), Al Tafaqquh artinya (mengerti/memahami). Merupakan indra pertama yang sangat berpotensi dalam memperoleh pengetahuan. Hal ini dapat diketahui dari penyebutan kata-kata al-sam’u lebih awal dari kata al-basaru dan disebut dalam al-Qur’an sebanyak 33 kali secara bergandengan. Tentu ini bukanlah kebetulan belaka tetapi memiliki hikmah tersendiri di antaranya, pendengaran lebih utama dari penglihatan, pendengaran sudah berfungsi sejak dalam kandungan, dan pendengaran tidak pernah istirahat. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk mengetahui makna al-sam’u dalam perspektif al-Qur’an, mengetahui sejauhmana alQur’an menawarkan potensi al-sam’u dalam hubungannya dengan proses pendidikan anak dan metodologi fungsionalisasi al-sam’u. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan mawdu’iy (tematik) dengan mengkaji dan menganalisa secara mendalam dengan konsep dasar tentang belajar. Studi ini adalah menggunakan penelitian kepustakaan library reseach yaitu studi penelaahan dan kajian terhadap berbagai macam dokumentasi, artikel ilmiyah, buku-buku, artikel jurnal, makalah, laporan dan refrensi lainnya selanjutnya data yang diolah, dikumpulkan dan dianalisa dengan cara melakukan redupsi data dari sumber kepustakaan. Mengorganisir dan memaparkan data, melakukan verifikasi dan diakhiri dengan menyimpulkan untuk menjawab rumusan masalah

References

Abdul Rahman Sholeh. Pendidikan Agama dan Perkembangan Watak Bangsa. Jakarta: Raja

Grafindo Persada, 2005.

Ahmad Fuad Pasya. Dimensi Sains Al-Quran. Solo: Tiga Serangkai, 2004

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Armai Arief. Pengantar Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press, 2002.

Baihaqi A.K. Mendidikan Anak Dalam Kandungan; Menurut Ajaran Pedagogis Islami. Jakarta:

Darul Ulum, 2001.

Fu’ad Abdul Baqi’. Mu’jam al-Mufahras li al-Fad al-Quran. Mesir: Dar al-Fikr,1992.

Hannan Athiyah At-Thuri. Mendidik Anak Perempuan di Masa Kanak-Kanak. Terj. Aan

Wahyudin. Jakarta: Amzah, 2007.

Monty P. Satiadarma dan Fidelis E. Waruwu. Mendidik kecerdasan. Jakarta: Pustaka Populer

Obor, 2003.

Nasir Budiman, M. “Pendidikan Qurani: Strategi Belajar Mengajar dan Evaluasi pada MAN SeDaerah Istimewa Aceh,” Disertasi. Yogjakarta: IAIN Sunan Kalijaga, 1996.

Oemar Hamalik. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 1999.

Quraish Shihab, M. Tafsir Al-Misbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Quran, Vol. II, IV, V,

VII, VIII, IX. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Rehani. Berawal dari Keluarga; Revolusi Belajar Cara Al-Quran. Jakarta: Hikmah, 2003.

Tohirin. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo, 2006.

Zakiah Daradjat. Ilmu Jiwa Agama. Jakrta: Bulan Bintang, 1996

Downloads

Published

2023-01-14