Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD <p>Jurnal Addayyan (<a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1319083393">P-ISSN: 2089-192X</a>) merupakan terbitan berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STAI Ibnu Sina Batam. Jurnal Addayyan mempublikasikan artikel hasil penelitian dan non penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dosen, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan tentang hukum ekonomi syariah. Jurnal Addayyan terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.</p> en-US Sun, 28 Dec 2025 19:05:09 +0700 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hak Waris Anak Luar Nikah Pasca Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010 Perspektif Hukum Perdata dan Hukum Islam https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/395 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis hak waris anak luar nikah pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 dalam perspektif hukum perdata dan hukum Islam. Latar belakang penelitian ini adalah adanya perubahan penting terhadap kedudukan anak luar nikah, yang sebelumnya hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya, namun melalui putusan MK dapat memiliki hubungan perdata dengan ayah biologis apabila terbukti dengan ilmu pengetahuan dan teknologi atau alat bukti lain yang sah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif-komparatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data primer berupa Al-Qur’an, Hadis, Undang-Undang, dan Putusan MK, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan karya ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak waris anak luar nikah pasca Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010 menurut perspektif hukum perdata adalah anak luar nikah dapat diakui mempunyai hubungan perdata dengan ayah biologisnya apabila dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (misalnya tes DNA) atau alat bukti lain yang sah. Sebaliknya, hak waris anak luar nikah menurut perspektif hukum Islam adalah bahwa anak luar nikah (<em>walad az- zina</em>) terbatas pada hubungan <em>nasab </em>dengan ibu dan keluarga ibunya, sehingga ia tidak berhak mewarisi dari ayah biologisnya</p> Fithri Mehdini Addieningrum, Neri Aslina Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/395 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 Hak Konsumen yang Dirugikan dalam Periklanan Media https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/406 <p>Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kepustakaan (<em>library Research</em>). Periklanan merupakan salah satu instrumen penting dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menarik minat konsumen. Namun, tidak jarang iklan yang ditayangkan melalui berbagai media justru menyesatkan atau merugikan konsumen akibat informasi yang tidak akurat, berlebihan, atau manipulatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hak-hak konsumen dalam konteks periklanan media dan upaya hukum yang tersedia ketika konsumen dirugikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan kode etik periklanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur sesuai dengan prinsip tanggung jawab sosial dalam periklanan. Apabila hak konsumen dilanggar, konsumen dapat menempuh jalur penyelesaian sengketa baik melalui litigasi maupun non-litigasi. Penegakan hukum yang efektif dan sanksi yang tegas terhadap pelaku usaha yang melakukan iklan menyesatkan merupakan faktor penting dalam menciptakan iklim periklanan yang sehat dan adil bagi konsumen.</p> Neri Aslina, Fithri Mehdini Addieningrum, Muhammad Iqbal Azhari, Puji Rahmah, Aphrodita Laila Maharani Laila Maharani Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/406 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 The Important Role of Marketing Management in Improving Business Success in The Digital Era https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/407 <p>The digital era has brought significant changes to the business world, particularly in marketing management practices. This study aims to analyze the crucial role of marketing management in enhancing business success in the digital age. The research employs a qualitative method with a descriptive case study approach, collecting data through in-depth interviews, participatory observations, and documentation. Thematic analysis is used to identify patterns and meanings from the gathered data. The results reveal that adapting marketing management from traditional to digital methods is essential to leverage broader market opportunities and respond effectively to the ever-changing consumer behavior. Effective digital marketing management can increase awareness, brand equity, marketing cost efficiency, sales growth, and build customer loyalty through personalized and real-time interactions. Nevertheless, significant challenges remain, such as limited digital literacy among small business actors, intensified competition, and data security risks. To optimize digital marketing management, companies need to adopt customer-centric strategies, integrate digital marketing mix elements, utilize big data and analytics, develop competent human resources, and actively manage digital reputation. This study provides a comprehensive overview that digital marketing management is a key factor in business success in the modern era and is critical for business adaptation to rapid technological developments.</p> Nurlatifah, Muhammad Iqbal Azhari Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/407 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 Analisis Pendidikan Antikorupsi Sebagai Strategi Pencegahan KKN Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/418 <p>Corruption, collusion, and nepotism (KKN) pose a serious threat to the integrity and quality of human resources, including in higher education. Students, as the nation's future generation, play a strategic role in preventing KKN practices, making anti-corruption education a crucial step in shaping their character. This study aims to analyze the role of anti-corruption education as a strategy to prevent KKN among students at Islamic Higher Education Institutions (PTI). The study used a descriptive qualitative approach using literature study methods and in-depth interviews with students, lecturers, and PTI administration. The results show that anti-corruption education integrated into the curriculum, co-curricular activities, and campus culture effectively increases students' anti-corruption awareness, attitudes, and behavior. The integration of Islamic values, such as trustworthiness, justice, and tazkiyat al-nafs, strengthens the internalization of anti-corruption behavior. Obstacles identified include limited modules, a lack of role models, and students' perceptions that anti-corruption education is merely a formality. In conclusion, anti-corruption education at PTI plays a significant role as a preventive strategy in building a culture of integrity and preventing corruption, collusion, and nepotism (KKN) among students.</p> La Ode Faiki, Rangga Pratama Putra, Wahyu Ramadhan, Nadia, Nadia Paramitha Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/418 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 Fikih Wanita di Ranah Publik dan Keluarga dalam Pandangan Muhammadiyah: Studi Terhadap Kitab Adabul Mar`ah Fil Islam https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/428 <p>Discourse on women's jurisprudence in the public sphere has been ongoing since the period of the scholars of the past schools.This discourse continues to flow into the contemporary era, including in Indonesia.In the 1970s, many female syar'iyah&nbsp; scholars graduated from the syar'ia faculty of IAIN in Indonesia.The dynamics of Islamic legal thought continue to revolve around the question of whether women can become judges.Some Indonesian clerics, with strong arguments, allow women to become judges in religious courts.Among the institutions that permit this is the Muhammadiyah Tarih Council In the 1970s, this institution issued a decision in a small book entitled Adabul Mar'ah Fil Islam. A book of guidance for women in both the public and family spheres. This research model is qualitative by studying this book and supported by other literature to get maximum results. In short, this book provides guidance for women in the household and public sphere.In a household, a wife is a housewife who has the responsibility to create a happy household, while in the public sphere, A woman may occupy the position of judge, hospital director, company director and others as long as she has the ability. This decision still refers to religious arguments, the Qur'an and hadith with re-interpretation. Or a contextual approach in accordance with the spirit of the verses of the Qur'an and hadith when they were revealed and spoken</p> Suyono, Fatmawati Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/428 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 Qawaid Fiqhiyyah dalam Praktik Muamalah Kontemporer: Analisis Konseptual dan Aplikatif https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/429 <p>Perkembangan muamalah kontemporer yang ditandai oleh inovasi transaksi, digitalisasi ekonomi, dan kompleksitas relasi bisnis menuntut pendekatan hukum Islam yang adaptif dan kontekstual. Pendekatan fiqh yang bersifat parsial dan tekstual sering kali menghadapi keterbatasan dalam merespons bentuk-bentuk muamalah baru yang tidak ditemukan secara eksplisit dalam literatur fiqh klasik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran qaw??id fiqhiyyah dalam praktik muamalah kontemporer melalui pendekatan konseptual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan, dengan menelaah kitab-kitab fiqh, literatur qaw??id fiqhiyyah, serta karya akademik kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaw??id fiqhiyyah berfungsi sebagai kerangka metodologis yang efektif dalam menjembatani norma syariah dan realitas muamalah modern, terutama dalam menilai substansi transaksi, dampak sosial, serta orientasi kemaslahatan. Selain itu, penerapan qaw??id fiqhiyyah mampu menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan fleksibilitas penerapan hukum Islam, sekaligus memperkuat dimensi etika, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam muamalah kontemporer. Artikel ini menegaskan bahwa qaw??id fiqhiyyah merupakan instrumen penting dalam pengembangan hukum muamalah yang responsif, kontekstual, dan berkelanjutan</p> Muhammad Iqbal Azhari, Andi Amma Ruhmah Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/429 Sun, 28 Dec 2025 00:00:00 +0700 Khitbah dalam Perspektif Islam Modern sebagai Instrumen Pembinaan Keluarga Sakinah https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/433 <p>Khitbah merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses menuju pernikahan dalam Islam. Dalam perspektif Islam modern, khitbah tidak hanya dipahami sebagai bentuk lamaran formal, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial dalam rangka mewujudkan keluarga sakinah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep khitbah dalam perspektif Islam modern serta perannya sebagai instrumen pembinaan keluarga sakinah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadis, serta sumber sekunder berupa kitab fikih dan literatur kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa khitbah memiliki relevansi yang kuat dalam Islam modern sebagai sarana penjagaan kehormatan, penguatan komitmen, dan pembentukan fondasi keluarga yang harmonis</p> Muhammad Juni Beddu, Muhammad Iqbal Azhari, Adam Muhammad Juni Copyright (c) 2025 Addayyan https://mail.jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/AD/article/view/433 Tue, 13 Jan 2026 00:00:00 +0700